19 Oktober 2009

Menguji Ideologi dengan DNA Ideologi

Saya punya hutang. Oleh karena itu, harus saya bayar. Apa hutang saya?

Ada beberapa orang subscriber blog ini yang bertanya pada saya melalui email; bagaimana cara menguji sebuah gagasan itu termasuk ideologi atau tidak? Wah, ini pasti gara-gara tulisan saya tentang ideologi sekitar dua bulan yang lalu. Saya bilang saja, bahwa suatu saat saya akan jelaskan dalam sebuah postingan.

Saya juga tidak tahu, pertanyaan itu ingin menguji atau benar-benar ingin tahu. Hehehe... Ya wis, saya tak mau berpikiran negatif. Saya anggap memang betul-betul ingin tahu. Menjaga perasaan dan pikiran yang positif, akan membantu kita selalu bersemangat, serta sehat zahir dan batin. Ya toh?

Sebenarnya, saya juga bukan ahli-ahli banget soal ideologi atau filsafat ini. (Yah, ngaku dah...) Disiplin ilmu saya juga nggak kesana. Cuma saja, sewaktu aktif di HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), saya pernah mengikuti Senior Course di Medan dengan (yang namanya) materi sindikasi Pengantar Ideologi. Waktu itu, sindikat saya sempat dihantam habis-habisan oleh empat belas orang senior HMI Medan. Di tengah malam buta, sampai pagi buta. Yaaa..., namanya juga “anak Medan”. Dasar wong edan!

Jadi, dengan bekal pengetahuan yang sedikit tentang ideologi itulah, saya ingin sekedar sharing dengan teman-teman semua. Syukur-syukur, dapat kritik dan masukan, sehingga bertambah pula ilmu saya. Oke?

So, kenapa saya di awal-awal pernah bercerita masalah ideologi di blog ini? Ya, terang dong... Blog ini kan catatan soal ekonomi, politik, dan kebangsaan dengan standar ala kadarnya ini. Dan ideologi kan mempengaruhi prilaku manusia dalam ekonomi dan politik, serta karakter kebangsaan. Betul apa betul?

Oke deh, langsung saja. Lalu, bagaimana cara menguji sebuah gagasan itu dapat dikatakan sebuah ideologi? Salah satunya dengan DNA Ideologi. Saya pernah defenisikan, bahwa ideologi itu adalah teori umum, atau sistem yang komprehensif dan harmonis, yang tujuan pokoknya adalah kesempurnaan manusia dan kebahagiaan bagi semua.

Karena ia merupakan sistem atau teori yang komprehensif, maka rumusan ideologi itu harus menyeluruh. Dimulai dari sebelum kehidupan saat ini, kehidupan saat ini, sampai kepada setelah kehidupan saat ini.

Kalau DNA Biologi tersusun atas kode-kode protein ATGC (adenine, thymine, guanine, dan cytosine), maka DNA Ideologi tersusun dari hubungan-hubungan yang terdapat pada tabel berikut ini:


Ideologi


Sebelum Kehidupan (I)


Hubungan I dan II


Kehidupan Saat Ini
(II)



Hubungan II dan III


Setelah Kehidupan (III)


Kapitalisme


Pencipta

Tidak Penting (Menolak Intervensi Agama)
Cenderung Mengikuti Kehendak Bebas


Tidak Penting


Akhirat


Islam


Pencipta (Allah Swt.)


Halal dan Haram


Ibadah


Pahala dan Siksa


Akhirat


Sosialisme


Materi


Materi


Mengikuti Materi Dialektik


Materi


Materi


Maka, kalau ada sebuah gagasan baru yang muncul, lalu ngaku-ngaku sebagai ideologi, uji saja keberadaannya dengan DNA Ideologi tersebut.

Tapi, saya tidak katakan, bahwa metode DNA Ideologi ini sebagai satu-satunya metode pengujian yang paling valid. Bagi anda yang mengamatinya secara seksama, pasti ada merasakan sedikit pengambangan-nya. Masih ada metode pengujian atau penilaian yang lainnya, salah satunya dari Murtadha Muthahhari. Tapi, saya tidak mau dikatakan nanti Muthahhari Sentris, karena acap kali menyampaikan pemikiran beliau. Hehehe...

O, ya... Ada juga pendapat (dan mungkin juga dari referensi) yang sama soal menguji Ideologi ini, salah satunya bisa anda lihat di Sinau Islam, dengan tag DNA Ideologi. Saya kira cukup. Oke?

“Membuat postingan ini tidak gampang ternyata. Terutama bikin tabelnya. Di mode compose-nya www.blogger.com tidak ada tool untuk bikin tabel. Terpaksa utak-atik HTML. Susah dhenk...”

KONSULTASI BISNIS
Bagaimana Menemukan Ide dan Memulai Bisnis Anda?
Silakan menuju ke "RUANG KONSULTASI". Klik Disini!!

20 komentar:

Wisata Riau mengatakan...

manggut-manggut... (macem ngrti.. aje... hehhe)
makasih pncerahanya bro..

heru mengatakan...

mantaps sobat, terima kasih atas sharingnya.
salam sukses

harmen batubara mengatakan...

Sobat, mula-mula, saya juga ikut puyeng mencerna postingan anda, tetapi setelah diresapi ya boleh juga, semoga terus dapat mensosialisasikan ilmu-ilmu sejenis kepada kita, lanjutkan .....

nakjaDimande mengatakan...

sudeska, bundo lagi berpikir.. kenapa anak bundo satu ini bisa pintar yaa? ga mungkin ini menurun dari bundo.. hmm kok bisa yaa :D

bundadontworry mengatakan...

ho.. ho.. ternyata tidak hanya pada makhluk hidup ada sistem DNA nya Mas Sudes,
bunda membacanya mula2 bingung dan akhirnya setelah diluang membacanya, ngerti juga, jadi bisa juga diuji cobakan utk lebih jelas mana yg ideologinya kapitalisme, islam atau sosialisme.
Hebat...salut....Mas, utk infonya.
salam.

kusman mengatakan...

Wah luar biasa.. pakar ekonomi & politik, bingung juga aku comment apa.

Maksih kunjungan ke blog saya.

andry sianipar mengatakan...

mas,, saya sampe dua kali baca artikel ini.
awalnya agak gak ngertii tapi pas konsentrasi ngerti juag,,,
ini memeng menandakan klo ilmu Allah itu sanagt dahsyat ya !!!
kita mungkin cuma dapat setetes saja. tp kita harus bersyukur..

belajar bisnis internet | hill mengatakan...

waduh hrs di baca bbrp x br rada2 ngerti :D, tp mantab nih keyword baru jarang dibidik pasti bagus di search engine

salam
hill

Mas Hengky mengatakan...

salut buat artikel yang berat ini.. semoga jadi banyak yang mendapatkan ilham dari sini

Khery Sudeska mengatakan...

@Wisata Riau: Hehehe... Macam iye aje :D

@heru: Trims juga mas Heru :)

@harmen batubara: Bisa, Bang :D

@nakjaDimande: Ah, Mande bisa aja lagi. Ananda gak pintar, Mande. Kalau memang pintar, pasti karena anak Mande. Hehehe... :D

@bundadontworry: Hehehe, Bundaku... bisa aja, sama kayak Mande. Hehehe...

@kusman: Saya juga bingung mo bilang apa :D

@andry sianipar: Memang kalo mau memahaminya lebih jauh, harus tahu dulu seluk-beluk ketiga ideologi tsb. Minimal garis besarnya :)

@hill: Kok pikirannya ke keyword aja semenjak domain baru ni, Kawan. Hehehe....

@Mas Hengky: Wah, Mas Hengky pasti nyindir nih :D Tapi gak papa, idung saya juga udah ngembang karenanya. Hehehehe..... Trims, Mas Hengky, udah mau main kesini :)

Edy S mengatakan...

Bisa ditularkan itu ilmunya, karena saya pernah kesulitan akhirnya tak hilangkan.

rudy azhar mengatakan...

masalah ideologi emang masalah ribet Mas, jujur aja saya sampai sekarang ideologi bangsa Indonesia saya belum tahu apakah Pancasila atau UUD'45....

arkasala mengatakan...

saya agak2 lelet untuk membaca hal-hal seperti ini Mas, namun sedikit saya tangkap jika ada sebuah ideologi baru maka ujilah berdasarkan tabel di atas ? Induknya : Kapitalisme, Islam dan Sosialisme ?

Trims Mas ada wawasan baru disini. Istilah DNA Ideologi ini baru banget buat saya.

Khery Sudeska mengatakan...

@rudy azhar: Memang itu salah satu tujuan posting ini, Bang. Hehehe...

Khery Sudeska mengatakan...

@arkasala: Memang yang tiga itulah ideologi yang ada di dunia saat ini, Kang. Kalo ada yang ngaku2, silakan uji... :)

T. Wahyudi mengatakan...

terimakasih sekali mas atas sharingnya ilmunya....

hpnugroho mengatakan...

hihihi ...
ora mudeng babar blas ...
tapi setidaknya tau kalau ideologi itu punya DNA ...

hafiid mengatakan...

Berat mas... berat... saya angkat satu-satu ya biar ringan... heheheh :)

KangBoed mengatakan...

HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRR..
Menyapa sahabatku chayank..
MAAF..
Baru jalan jalan dan keliling lagi.. pokoknya saya ngabsen dulu yaaaa.. masih banyak tugas keliling maklum habis istirahat tugas banyak yaaaa.. harap di persorry..

salam sayang

KangBoed mengatakan...

Manstaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaabbbbssss

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

Bagi sahabat-sahabat pembaca yang belum mempunyai Blog, anda tetap bisa berkomentar/bertanya disini. Caranya, pada "Select frofile..." pilihlah Name/URL. Tulis pada kotak Name dengan Nama Anda, dan kotak URL anda kosongkan saja. Tuliskan komentar/pertanyaan anda di dalam kotak komentar, lalu Poskan Komentar anda.

 
© Copyright by Blog Khery Sudeska  |  Template by Blogspot tutorial